Pengertian Laboratorium

Pengertian Laboratorium

Pada pembelajaran sains termasuk biologi di dalamnya keberadaan laboratorium menjadi sangat penting. Pada konteks proses belajar mengajar sains seringkali istilah laboratorium diartikan dalam pengertian sempit yaitu ruangan yang  di dalamnya terdapat sejumlah alat-alat dan bahan praktikum.

Lalu apa yang dimaksud dengan laboratorium? Laboratorium adalah tempat belajar mengajar melalui media praktikum yang dapat menghasilkan pengalaman belajar dimana mahasiswa berinteraksi dengan berbagai alat dan bahan untuk mengobservasi gejala-gejala yang dapat diamati secara langsung dan membuktikan sendiri sesuatu yang dipelajari.

Fungsi Laboratorium

            Secara umum fungsi semua laboratorium  adalah antara lain :

  • Sebagai tempat dilakukannya percobaan

Alat-alat laboratorium dan bahan-bahan praktikum tidak mungkin semuanya diletakkan dalam kelas, oleh karena itu percobaan dilakukan di dalam laboratorium.

  • Sebagai tempat penunjang kegiatan kelas

Dengan adanya kegiatan pembalajaran di laboratorium, mahasiswa dapat mengamati gejala-gejala yang terjadi dalam percobaan secara langsung dan tidak hanya belajar menurut teori-teori yang ada.

  • Sebagai tempat display / pameran

Laboratorium juga dapat digunakan sebagai tempat pameran atau display dari hasil-hasil percobaan atau penelitian yang telah dilakukan, agar memberi gambaran lebih bagi mahasiswa dan dapat memotivasi untuk penelitian atau percobaan yang lebih baik.

  • Sebagai tempat koleksi sejumlah species langka

Dengan adanya koleksi sejumlah species memudahkan mahasiswa mengamati secara langsung spesies yang mungkin sulit untuk menemukannya.

  • Sebagai museum kecil

Hasil-hasil  penelitian dan sejumlah species langka di kumpulkan dan diklasifikasikan, sehingga laboratorium dapat digunakan sebagai museum kecil.

Adapun tujuan proses pembelajaran di laboratorium bagi siswa maupun mahaiswa yaitu :

  • Teliti dalam pengamatan dan cermat dalam pencatatan pada saat pengamatan
  • Mampu menafsirkan hasil percobaan untuk memperoleh penemuan dan dapat memecahkan masalah
  • Mampu merencanakan dan melaksanakan percobaan
  • Terampil menggunakan alat-alat lab
  • Tumbuh sikap positif terhadap kegiatan praktikum

Tahapan Praktikum di Laboratorium

Dalam melakukan praktikum, praktikan tidak langsung praktik apa yang akan rencanakan namun harus melalui tahapan-tahapan dalam melakukan praktikum  yaitu :

1.Persiapan

Pada tahapan ini praktikan harus mempersiapkan segala yang diperlukan dalam praktikum, antara lain :

  • menentukan tujuan praktikum,
    • menentukan alat dan bahan yang diperlukan dalam praktikum,
    • memperhatikan keamanan dan keselamatan kerja selama praktikum, dan
    • mempersiapkan langkah kerja agar tidak bingung apa yang

harus  dilakukan nantinya saat praktikum berlangsung.

2.Pelaksanaan

Pada tahapan ini praktikan melakukan praktikum sesuai dengan prosedur langkah kerja untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan diamati oleh Dosen, Asisten Dosen dan Co-Asisten Dosen.

3.Tindak lanjut

Tahapan ini dilakukan setelah praktikum, pada tahapan tindak lanjut ini yang harus dilakukan oleh praktikan yaitu :

  • mendiskusikan masalah yang muncul saat praktikum untuk

di pecahkan sehingga praktikan mengerti sebab, akibat dan cara pemecahan masalah tersebut,

  • mengumpulkan laporan praktikum yang dilengkapi dengan data-data pengamatan, dan
  • membersihkan dan menyimpan peralatan sehingga dapat digunakan untuk praktikum selanjutnya.

2 thoughts on “Pengertian Laboratorium

Silahkan tinggalkan pesan :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s